java

desain

Selasa, 01 Mei 2012

Sejarah Bank Bumi Arta

A)    Sejarah Bank Bumi Arta :
Bank Bumi Arta adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank ini berbasis diJakarta. Didirikan pada tahun 1967. Merger dengan Bank Duta Nusantara pada 1976.Mendapat status bank devisa pada 1991,lalu pindah kantor pusat ke JL Wahid Hasyim,Jakarta pada 1992.2006 Go Publik ke BEJ.
B)    Visi dan Misi Bank Bumi Arta
v  Visi
“Menjadi Bank terpercaya yang berlandaskan prinsip kehati-hatian dalam memberikan pelayanan paripurna kepada nasabah”.
§  Terpercaya
Nasabah secara pribadi maupun sebagai perusahaan merasa aman dan puas dalam mempercayakan pelayanan jasa keuangannya kepada Perseroan.
§  Prinsip kehati-hatian
Perseroan dalam melaksanakan kegiatan operasinya selalu berlandaskan pada prinsip kehati-hatian agar Perseroan selalu dalam keadaan sehat.
§  Pelayanan Paripurna
Perseroan selalu mengutamakan kepuasan Nasabah dengan berusaha untuk meningkatkan, mengembangkan, dan menambah produk dan fasilitas layanan agar dapat memberikan pelayanan lengkap dan menyeluruh kepada para Nasabah.
v  Misi
§  Memperoleh laba melalui usaha perbankan dan jasa keuangan lainnya dengan mengelola secara optimal berbagai sumber daya yang dimiliki serta dukungan teknologi informasi yang memadai dalam batas-batas risiko yang dapat diterima.
§  Melaksanakan operasi bank secara professional dan transparan dengan berprinsip pada Good Corporate Governance dan Risk Management.
§  Memfungsikan organisasi secara professional melalui pelatihan sumber daya manusia untuk dapat turut serta dalam kejadian bisnis yang bertaraf nasional maupun international secara efektif.



C)    Struktur dan Organisasi Bank Bumi Arta
Text Box: Presiden Direktur (Wikan Aryono) 
Text Box: Direktur (Hendrik Atmaja)Text Box: Komisaris (Asam Utama Setya)Text Box: Direktur (Hendra Jonathan)
)











Text Box: Wakil Presiden Komisarisn
(Daniel Budi Dharma)

Text Box: Presiden Komisaris (Rachmat MS)









Keterangan :
·         Presiden Komisaris:Rachmat MS
·         Wakil Presiden Komisaris:Daniel Budi Dharma
·         Komisaris:Asam Utama Setya
·         Presiden Direktur: Wikan Aryono
·         Direktur:Hendrik Atmaja
·         Direktur:Hendra Jonathan
Pemegang saham Bank Bumi Artha :
·         PT Suryahusada Invest 45,45%
·         PT Danagraha Agung 27,27%
·         PT Budiman Kencana Lestari 18,18%
·         Publik 9,10%




Susunan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi terdiri dari :
·          Daniel Budi Dharma sebagai Ketua dan menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris merangkap sebagai Komisaris Independen, serta memiliki keahlian di bidang perbankan.
·         Ir. Rachmat Mulia Suryahusada, MBA. sebagai Anggota dan menjabat sebagai Presiden Komisaris serta memiliki keahlian di bidangperbankan.
·         Jenny Liem sebagai Anggota dan menjabat sebagai Kepala Bagian Personalia, Umum dan Sekretariat serta memiliki keahlian di bidang sumber daya manusia.
D)    Teknologi yang dipakai Bank Bumi Arta :
Bank Bumi Arta telah juga membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi sebagai tim pendahulu untuk memberikan rekomendasi/masukan dan laporan kepada Direksi mengenai perkembangan dan kebutuhan teknologi Informasi, melakukan analisa dan pertimbangan yang komprehensif atas pengadaan Teknologi Informasi, dan memberikan masukkan atas
risiko-risiko yang akan dihadapi Bank dalam penggunaan teknologi informasi.
Wewenang dan tanggung jawab Komite PengarahTeknologi Informasi sebagai berikut :
1. Mengkaji usulan dan rencana pengembangan teknologi yang sesuai dengan rencana strategis
kegiatan usaha Bank baik software, hardware dan infrastrukturnya/jaringan komunikasi, baik untuk menunjang operasional Bank maupun untuk Sistem Informasi Manajemen/MIS
2. Melakukan studi kelayakan dan analisis dengan membuat skenario Break Event Point (BEP)
mencakup target yang akan dicapai serta biaya yang akan dikeluarkan mengenai sistem/aplikasi software dan/atau hardware serta jaringan komunikasi yang akan dibeli dari salah satu vendor dari beberapa vendor yang diundang untuk melakukan presentasi.
3. Mengevaluasi kesesuaian proyek-proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan rencana strategis Teknologi Informasi, serta kesesuaian antara pelaksanaan proyek-proyek Teknologi Informasi dengan rencana proyek yang telah disepakati.
4. Mengadakan pertemuan berkala untuk mengevaluasi proyek-proyek pengembangan IT
yang sedang dilaksanakan maupun yang telah di implementasikan untuk meminimasikan risiko
atas investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi dan bahwa investasi tersebut memberikan konstribusi terhadap tercapainya tujuan bisnis Bank.

5. Memberikan rekomendasi penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit kerja, pengguna dan penyelenggara secara efektif, efisien dan
tepat waktu.
Bank Bumi Arta sejak bulan Oktober 2001 sudah menggunakan sistem BankVision secara Real Time On-Line. Sistem tersebut digunakan juga untuk mendukung transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS), Sistem Klring Nasional (SKN), system Monitoring Pelaporan Pembayaran Pajak (MP3), Phone Banking, SMS Banking dan e-BBA Internet Banking. Pada bulan Mei 2006 untuk meningkatkan pelayanan terhadap nasabah dan mengantisipasi bisnis perbankan di masa mendatang, Bank Bumi Arta telah meningkatkan kemampuan sistem BankVision dari versi 4.1. menjadi versi 8.2. dan sejak bulan Agustus 2006 nasabah Bank Bumi Arta sudah dapat
menggunakan fasilitas layanan berupa Phone Banking dan SMS Banking.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar