A)
Sejarah
Bank Bumi Arta :
Bank Bumi Arta adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank
ini berbasis diJakarta. Didirikan pada tahun 1967. Merger dengan Bank Duta Nusantara pada 1976.Mendapat status bank devisa
pada 1991,lalu pindah kantor pusat ke JL Wahid Hasyim,Jakarta pada 1992.2006 Go
Publik ke BEJ.
B) Visi dan Misi Bank
Bumi Arta
v Visi
“Menjadi Bank terpercaya yang berlandaskan
prinsip kehati-hatian dalam memberikan pelayanan paripurna kepada nasabah”.
§
Terpercaya
Nasabah secara pribadi maupun sebagai
perusahaan merasa aman dan puas dalam mempercayakan pelayanan jasa keuangannya
kepada Perseroan.
§
Prinsip kehati-hatian
Perseroan dalam melaksanakan kegiatan
operasinya selalu berlandaskan pada prinsip kehati-hatian agar Perseroan selalu
dalam keadaan sehat.
§
Pelayanan Paripurna
Perseroan selalu mengutamakan kepuasan Nasabah
dengan berusaha untuk meningkatkan, mengembangkan, dan menambah produk dan
fasilitas layanan agar dapat memberikan pelayanan lengkap dan menyeluruh kepada
para Nasabah.
v
Misi
§ Memperoleh laba
melalui usaha perbankan dan jasa keuangan lainnya dengan mengelola secara
optimal berbagai sumber daya yang dimiliki serta dukungan teknologi informasi
yang memadai dalam batas-batas risiko yang dapat diterima.
§ Melaksanakan operasi
bank secara professional dan transparan dengan berprinsip pada Good
Corporate Governance dan Risk Management.
§ Memfungsikan
organisasi secara professional melalui pelatihan sumber daya manusia untuk
dapat turut serta dalam kejadian bisnis yang bertaraf nasional maupun
international secara efektif.
C)
Struktur dan Organisasi Bank Bumi Arta


![]() |
|||


Keterangan :
·
Presiden
Komisaris:Rachmat MS
·
Wakil
Presiden Komisaris:Daniel Budi Dharma
·
Komisaris:Asam
Utama Setya
·
Presiden
Direktur: Wikan Aryono
·
Direktur:Hendrik
Atmaja
·
Direktur:Hendra
Jonathan
Pemegang saham Bank Bumi Artha :
·
PT
Suryahusada Invest 45,45%
·
PT
Danagraha Agung 27,27%
·
PT Budiman
Kencana Lestari 18,18%
·
Publik
9,10%
Susunan
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi terdiri dari :
·
Daniel Budi Dharma sebagai
Ketua dan menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris merangkap sebagai Komisaris
Independen, serta memiliki keahlian di bidang perbankan.
·
Ir. Rachmat Mulia Suryahusada, MBA. sebagai Anggota dan menjabat
sebagai Presiden Komisaris serta memiliki keahlian di bidangperbankan.
·
Jenny Liem sebagai Anggota dan menjabat sebagai Kepala Bagian
Personalia, Umum dan Sekretariat serta memiliki keahlian di bidang sumber daya
manusia.
D)
Teknologi yang dipakai Bank Bumi Arta :
Bank
Bumi Arta telah juga membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi sebagai tim
pendahulu untuk memberikan rekomendasi/masukan dan laporan kepada Direksi
mengenai perkembangan dan kebutuhan teknologi Informasi, melakukan analisa dan
pertimbangan yang komprehensif atas pengadaan Teknologi Informasi, dan
memberikan masukkan atas
risiko-risiko
yang akan dihadapi Bank dalam penggunaan teknologi informasi.
Wewenang dan
tanggung jawab Komite PengarahTeknologi Informasi sebagai berikut :
1.
Mengkaji usulan dan rencana pengembangan teknologi yang sesuai dengan rencana
strategis
kegiatan
usaha Bank baik software, hardware dan infrastrukturnya/jaringan
komunikasi, baik untuk menunjang operasional Bank maupun untuk Sistem
Informasi Manajemen/MIS
2.
Melakukan studi kelayakan dan analisis dengan membuat skenario Break Event
Point (BEP)
mencakup
target yang akan dicapai serta biaya yang akan dikeluarkan mengenai
sistem/aplikasi software dan/atau hardware serta jaringan komunikasi
yang akan dibeli dari salah satu vendor dari beberapa vendor yang
diundang untuk melakukan presentasi.
3.
Mengevaluasi kesesuaian proyek-proyek Teknologi Informasi yang disetujui dengan
rencana strategis Teknologi Informasi, serta kesesuaian antara pelaksanaan
proyek-proyek Teknologi Informasi dengan rencana proyek yang telah disepakati.
4.
Mengadakan pertemuan berkala untuk mengevaluasi proyek-proyek pengembangan IT
yang
sedang dilaksanakan maupun yang telah di implementasikan untuk meminimasikan
risiko
atas
investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi dan bahwa investasi tersebut memberikan
konstribusi terhadap tercapainya tujuan bisnis Bank.
5.
Memberikan rekomendasi penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi
Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit kerja, pengguna dan penyelenggara
secara efektif, efisien dan
tepat
waktu.
Bank
Bumi Arta sejak bulan Oktober 2001 sudah menggunakan sistem BankVision secara
Real Time On-Line. Sistem tersebut digunakan juga untuk mendukung
transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS), Sistem Klring Nasional
(SKN), system Monitoring Pelaporan Pembayaran Pajak (MP3), Phone Banking,
SMS Banking dan e-BBA Internet Banking. Pada bulan
Mei 2006 untuk meningkatkan pelayanan terhadap nasabah dan mengantisipasi bisnis
perbankan di masa mendatang, Bank Bumi Arta telah meningkatkan kemampuan sistem
BankVision dari versi 4.1. menjadi versi 8.2. dan sejak bulan Agustus
2006 nasabah Bank Bumi Arta sudah dapat
menggunakan
fasilitas layanan berupa Phone Banking dan SMS Banking.
