E.Commerce
Latar Belakang
E-Commerce merupakan salah satu konsep yang cukup berkembang dalam dunia internet. Penggunaan sistem ini sebenarnya dapat menguntungkan banyak pihak, baik pihak
konsumen, produsen maupun penjual (retail). Konsep online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan konsep belanja yang konvensional. Selain
proses transaksi bisa menjadi lebih cepat, di internet telahdisediakan hampir semua barang yang biasanya dijual secaralengkap. Di sisi lain, pada saat ini bisnis toko bunga di Indonesia
khususnya Jawa Timur pun telah berkembang cukup baik [4]. Sudah ada penerapan model bisnis e-commerce pada bisnis tersebut, namun layanan transaksi dan informasi bunga dalam
bentuk website umumnya bersifat kaku dan juga kurang menarik. Di tengah semakin tingginya mobilitas masyarakat yang merupakan kandidat konsumen bisnis bunga, website yang hanya
diakses melalui PC (personal computer) yang terhubung dengan internet secara langsung masih memberikan sebuah keterbatasan yang membuat berkurangnya peluang untuk terjadinya sebuah transaksi pada bisnis bunga tersebut. Maka dari itu diharapkan sebuah solusi alternatif yang memungkinkan melakukan transaksi ataupun mengakses informasi tanpa bergantung pada sumber informasi dan lokasi akses sehingga memberikan layanan yang lebih fleksibel bagi konsumen. Sebuah penerapan teknologi yang melengkapi model yang telah ada dan diharapkan memberikan kemudahan yang mendorong terjadinya sebuah transaksi pada bisnis toko bunga. Berdasarkan perkembangan teknologi khususnya teknologi ponsel, tugas akhir ini akan menerapkan sebuah konsep multi touch point e-commerce pada bisnis toko bunga. Penerapan teknologi melalui media ponsel akan memberikan aksesibilitas dan fleksibilitas yang lebih, dalam melakukan transaksi maupun mendapatkan informasi mengenai bunga yang diinginkan. Tugas akhir ini akan menerapkan teknologi SMS Gateway dan Mobile Web Application serta J2ME (Java 2 Mobile Edition) yang dapat diimplementasikan pada perangkat mobile konsumen. Dengan ini konsumen dapat melakukan transaksi maupun mendapatkan informasi mengenai bunga yang akan dipesan lebih cepat, praktis, familiar dan simpel. Media ponsel merupakan media yang sudah sangat familiar di masyarakat. Menurut sumber data dari Badan Regulasi Telekomunikasi (BRTI) tahun 2007, bahwa jumlah pengguna handphone di Indonesia mencapai 80 juta orang, dan pasarnya bertambah dengan cukup pesat [7]. Juga didukung data dari APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia) yang menyebutkan bahwa pengguna internet di Indonesia tahun 2007 mencapai 27 juta orang, sangat menginginkan kemudahan mengakses informasi dengan cepat di perangkat mobile (handphone, pda, dsb) [2]. Kecenderungan masyarakat yang sangat senang menggunakan layanan SMS dapat digunakan sebagai sarana yang reprensentatif karena layanan ini sudah sangat familiar di lingkungan masyarakat. Penerapan teknologi ini disusulkan sebagai tindakan kongkrit untuk melakukan perluasan pemasaran pebisnis toko bunga, dan menjadi sebuah keunggulan kompetitif yang sangat representatif karena sudah tidak waktunya lagi pebisnis toko bunga menunggu untuk mendapatkan konsumen. Tetapi dengan ini pebisnis akan menjemput konsumen, membawakan seisi toko bunga dan meletakkan pada genggaman mereka.
Pengertian: E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
Komponen
Internet di Indonesia dilihat dari pertumbuhannya sejak tahun 1995 menunjukkan bahwa media ini merupakan pangsa pasar yang baik. Tidak hanya itu, banyak bermunculan wiraswasta yang besar dari Internet ini. Tidak mengherankan jika banyak perusahaan yang telah mengubah cara kerja mereka memanfaatkan Internet sebagai bagian dari pemasaran mereka. Sebutlah BII dengan BII online bankingnya, Lippo Group dengan Lippo e-Net dan LinkNetnya. Juga di samping Astaga.com, Detik.com, ada banyak lagi perusahaan asing yang masuk ke Indonesia seperti Catcha.co.id, dan Jobsdb.com.
Penerapan e-commerce di Indonesia mampu meningkatkan kinerja penjualan sekitar 20% karena mampu meningkatkan efisiensi, sehingga harga lebih kompetitif. Hasil survei PT Indosatcom Adimarga terhadap tiga perusahaan manufaktur dan retail domestik menunjukkan terjadinya kenaikan yang signifikan terhadap kinerja penjualan pada perusahaan pengaplikasi e-commerce.
Berdasarkan pengamatan ada 3 jenis situs komersial yaitu:
*) situs e-commerce. Belanja secara online adalah salah satu sifat dari situs ini, biasanya tidak akan asing dengan istilah shopping cart atau kereta belanja.
*) Situs berita atau portal. Misalnya www.detik.com, www.astaga.com, www.kompas.com, www.satunet.com adalah situs-situs besar yang memberikan berita yang berkembang setiap hari, bahkan dalam hitungan menit.
*) Situs pelayanan umum. Misalnya www.lowongan.net, www.karir.com adalah situs yang melayani para pencari kerja, www.saturned.com adalah situs kedokteran umum.
Dalam transaksi yang sesungguhnya, pembeli akan mendatangi toko atau tempat penjualan untuk memilih barang yang akan dibelinya. Setelah itu pembeli tersebut akan menyerahkan kartu kreditnya kepada kasir untuk dilakukan otoritas kepada bank, apakah kartu kredit tersebut valid atau tidak, over limit atau tidak, bermasalah atau tidak. Apabila otoritas telah selesai dilakukan,transaksi dianggap sudah terjadi.
Demikian pula dalam e-commerce atau transaksi online. Akan ada beberapa pihak yang terlibat dalam transaksi online ini. Pihak-pihak ini lebih tepat disebut dengan komponen, karena semuanya bersifat maya atau virtual. Sesuai dengan standar protokol SET (Secure Electronic Transactions), komponen-komponen yang terlibat dalam e-commerce ini adalah:
*) Virtual/Physical Smart Card
Virtual atau physical smart card ini sesungguhnya adalah media yang digunakan pembeli atau pelaku transaksi dalam menyerahkan kartu kreditnya kepada kasir di counter. Penyerahan kartu kredit ini tidak dilakukan secara fisik lagi, tetapi melalui alat yang disebut dengan Smart Card. Dengan smart card ini pembeli akan mengirimkan informasi dari kartu kredit yang dibutuhkan oleh penjual barang untuk selanjutnya dilakukan otoritas atas informasi yang diperolehnya.
Pengirim informasi karti kredit ini sudah terjamin keamanannya karena smart card yang digunakan sudah memiliki CA (Certificate Authority) tertentu. Saat ini smartt card untuk e-commerce juga tersedia dalam bentuk software, yang biasa dikenal sebagai virtual smart card. Dengan virtual smart card, pelaku transaksi tidak perlu mengetikkan nomer kreditnya setiap kali melakukan transaksi, tetapi hanya tinggal menjalankan software ini dan menekan satu tombolter tentu untuk melakukan pembayaran. Contoh
software virtual smart card ini adalah vWallet, Microsoft Wallet dan SmarCat.
*) Virtual Point of Sale
Sebagai tempat penjualan tentunya penjual harus mempunyai software aplikasi yang benar-benar baik dan lengkap yang mendukung transaksi online, antara lain: menyediakan Interface untuk operasi-operasi penjualan seperti manajemen dan laporan penjualan. Pengiriman laporan transaksi ke pembeli dan ke bagian keuangan yang juga online, pengontrolan persediaan barang atau invertori, memiliki interface untuk otoritas secara transparan dan mendukung SET demi keamanan pengiriman dan penerimaan data antara pembeli dan penjual.
Jadi dengan adanya softawre virtual point of sale, pembeli akan benar- benar merasakan seolah-olah berada di toko atau tempat penjualan yang sesungguhnya. Pembeli dapat melakukan pemilihan barang yang dibutuhkan, berapa stok barang yang tersedia, mengetahui berapa jumlah barang yang dibelinya, berapa banyak transaksinya, kapan barang yang dibelinya akan tiba, tanpa rasa was-was akan salah tagih atau salah debet atas kartu kreditnya. Penyebabnya, pembeli akan dapat langsung mencetak dengan printer segala transaksi yang telah dilakukannya pada saat itu juga melalui komputernya, juga tanpa merasa kuatir akan keamanan informasinya yang telah dikirim atau diterimanya saat melakukan transaksi kepada penjual barang tersebut.
Verifone incorporation yang memang berkecimpung khusus dalam teknologi e-commerce, merilis software virtual point of sale ini, yaitu vPos.
*)Virtual Acquirer atau Payment Gateway
Dalam transaksi yang sesungguhnya pihak penjual akan melakukan otoritas kartu kredit pembeli kepada pihak bank yang bekerja sama dengan visa atau master card, sehingga dapat diperoleh informasi apakah kartu kredit itu valid atau tidak, bermasalah atau tidak. Apabila memang tidak bermasalah, pihak penjual akan mengirim jumlah transaksi yang dilakukan pembeli ke pihak bank.
Selanjutnya pihak bank akan mengeluarkan kartu kredit melakukan penagihan kepada pemilik kartu kredit untuk dibayarkan ke pihak penjual. Pada bank sentral, transaksi yang terjadi adalah transfer sejumlah dana antar bank, di mana bank A akan mengirimkan memo kepada bank senteral atas pemindahan dana nasabahnya ke pada nasabah dari bank B, Bank senteral akan meneruskan memo ini ke bank B, selanjutnya setelah bank B menerima memo ini, bank B akan menambahkan sejumlah dana ke account nasabahnya. Dalam e-commerce, karena seluruh transaksi dilakukan secara online maka software lah yang memegang peranan dalam transaksi ini. Software ini dapat saja diletakkan di bank tertentu yang bekerja sama dengan beberapa penjual untuk membangun suatu sistem e-commerce atau bisa juga diletakkan di ISP. Ada beberapa contoh perusahaan Amerika yang telah menjalankan e-commerce dalam menjalankan bisnis mereka. Perusahaan-perusahaan itu antara lain adalah:
*) Wells Fargo
Wells Fargo merupakan perusahaan yang cukup tua berdiri yaitu sekitar 1870. Perusahaan ini memiliki bisnis utama di bidang perbankan. Wells Fargo juga menyediakan layanan-layanan di bidang dana investasi, dana pensiun, asuransi dan kredit. Dalam bisnis perbankannya, Wells Fargo telah menyediakan fasilitas online di Internet bagi para nasabah. Online banking, commerce banking dan personal banking adalah layanan-layanan yang sudah 100% berjalan di Internet. Dengan adanya layanan ini para nasabah dapat melakukan transfer dana, cek saldo sampai dengan kliring melalui internet. Sedangkan calon nasabahnya akan dapat membuka account secara online di Internet.
*) General Electric
Perusahaan ini didirikan oleh Thomas Alpha Edison yang terkenal sebagai penemu bola lampu pada tahun 1892. Awal mulanya General Electric memang hanya bergerak di bidang peralatan listrik, seperti bola lampu, circuit breaker, generator, dan lain-lain. Sejalan dengan perkembangan zaman, General Electric mengembangkan bisnis seperti plastik, silikon, polimer, peralatan rumah tangga sampai dengan sistem informasi. Bisnis di bidang sistem informasi inilah yang membawa General electric dalam kancah e-commerce.
Divisi sistem informasi ini mengembangkan komunitas perdagangan antara pembeli dan penjualan barang-barang elektronik melalui layanan yang disediakannya. Layanan ini diberi nama Trading Process Network (TNP). Dengan layanan ini, pembeli dan penjual dapat melakukan transaksi bisnis secara online. Tentu saja dengan adanya layanan ini, pihak penjual dan pembeli dapat meningkatkan efisiensi dan tenaga, serta mengurangi biaya dalam pengiriman-pengiriman dokumen, karena segala sesuatunya dilakukan secara real time di Internet.
*) Visa Credit Card
Tak pelak lagi bagi Visa adalah suatu keharusan untuk dapat mendukung 100% transaksi online di Internet. Mereka berkerja sama dengan berbagai bank di seluruh dunia dan pihak-pihak pengembang software e-commerce. Visi sendiri harus menyediakan database yang handal dan terjaga kerahasiannya yang dapat diakses setiap saat oleh para pembeli. Di internet ini pun Visa menyediakan layanan-layanan online seperti ATM Locator, Electronic Banking, Bill Payment, dan lain sebagainya.
Sedangkan e-commerce di Indonesia, kita bisa lihat contoh dari perusahaan Fujitsu. PT Fujitsu Systems Indonesia (FSI) akan menggarap bisnis Internet dan e-commerce sebagai antisipasi tingginya permintaan jasa teknologi informasi (TI) di Indonesia, sementara pendapatan diperkirakan tumbuh 30% tahun ini. Effendi Kartadinata, manajer sales & marketing PT FSI, menjelaskan bisnis internet dan e-commerce kini mulai berkembang pesat sehingga perubahan tren TI tersebut perlu diantisipasi sejak dini.
Effendi mengatakan potensi Internet dan e-commerce di Indonesia kini belum diketahui secara pasti sebab untuk jumlah pelanggan Internet saja angkanya masih simpang siur. Data dari IDC memperkirakan bisnis e-commerce di Asia Pasifik tahun ini bisa mencapai US$6,5 miliar, sedangkan tahun 2002melejit menjadi US$34,5 miliar.
Dari total transaksi e-commerce tersebut, lanjutnya 88% diperkirakan berasal dari jasa business to business, sedangkan sisanya dari layanan business to customer.
PT FSI merupakan usaha patungan antara Fujitsu Asia Ltd, anak perusahaan dari Fujitsu Group, Jepang, dan PT Askomindo Dinamika (ASKOM). ASKOM merupakan distributor tunggal dari seluruh produk TI dari Fujitsu.
Dia menambahkan FSI sudah berpengalaman dalam bidang desain Internet, home page, dan pembangunan jaringan selama ini, bahkan telah membangun pusat pengembangan software (software development centre) di tanah air di mana jasa outsourcing employee telah diekspor ke Singapura dan Malaysia.
Pusat pengembangan software dirancang khusus untuk melayani jasa TI yang lebih spefisik kepada pelanggan, termasuk proyek cybershop di Singapura. Pembangunan Cybershop di Singapura merupakan kerjasama antara Fujitsu Singapura, Indonesia dan Jepang dan merupakan salah satu proyek terbesar bagi Fujitsu.
Fujitsu merupakan penyelenggara Internet terbesar di Jepang yang bermitra dengan Nikko Securities dalam mendirikan perusahaan di Internet Securities pertama di dunia dengan investasi 1 milliar yen. Perusahaan ini diperkirakan beroperasi April.
FSI menawarkan TI terpadu mulai dari jasa system integration, software development, support services dan outsourcing, termasuk untuk peranti keras (hardware). Untuk hardware, mid range computer atau UNIX based menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Aplikasi dan desain jaringan Internet dan e-commerce, termasuk penyediaan infrastruktur diramaikan oleh Fujitsu, Oracle dan IBM. Perusahaan ini optimis mampu bersaing dengan penyelenggara Internet dan e-commerce lainnya berkat dukungan penuh dari Fujitsu Grup, sebagai perusahaan komputer terbesar di Jepang dan salah satu perusahaan komputer terbesar di dunia.
Ekspansi bisnis ke internet dan e-commerce ini, bahkan electronic data xchange (EDI), merupakan salah satu program pengembangan usaha dari Fujitsu di luar Jepang. Total pendapatan Fujitsu per 31 Maret 1999 tercatat sebesar 5,24 trilliun yen atau US$43,3 milliar dengan kantor di lebih dari 100 negara.
Kemampuan
Bahkan pikir Anda ingin kemampuan untuk dengan mudah meng-upload isi toko Anda, apa yang tidak Anda inginkan adalah untuk toko Anda agar terlihat seperti orang lain yang Baik e.-Commerce perangkat lunak harus memberi Anda kemampuan untuk menyesuaikan situs Web Anda sehingga tampak unik Anda.
paket perangkat lunak yang berbeda dapat menawarkan ini dalam berbagai cara Misalnya, Network Solutions menawarkan software toko online dengan template yang berbeda untuk memilih dari, yang memungkinkan Anda untuk men-tweak cara situs web Anda terlihat.. Namun, bahkan lebih baik adalah pilihan perangkat lunak e-commerce yang menawarkan kustomisasi penuh sebagai salah satu fitur mereka. Sebagai contoh, AspDotNetStorefront.com memungkinkan Anda untuk desain sepenuhnya disesuaikan "kulit" untuk toko online Anda.
Manfaat
Teknologi SMS Gateway dan Mobile Web Application serta pengembangan aplikasi J2ME diterapkan untuk menjawab tantangan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Dengan
ini membuka wawasan pebisnis toko bunga untuk mengoptimalkan teknologi yang ada dan familiar di masyarakat untuk mendukung pengembangan bisnisnya.
Konsep multi touch point yang diberikan akan mengoptimalkan potensi pasar toko bunga karena informasi dan juga kemudahan dalam bertransaksi telah diberikan, sehingga akan
dicapai keuntungan dan keunggulan bisnis yang lebih optimal pula. Penerapan ini juga sebagai salah satu usaha untuk berkontribusi dalam pengembangan tren e-commerce (electronic
commerce) menjadi m-commerce (mobile commerce) di Indonesia, dimana tren m-commerce sudah cukup berkembang di luar negeri. Hasil yang dikeluarkan oleh penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut: sebuah sistem SMS Gateway dengan menggunakan open source engine yaitu Gammu yang mendukung bisnis toko bunga, sebuah aplikasi J2ME untuk mengirim
pengiriman Image Capture dari perangkat mobile konsumen, sebuah aplikasi backend PHP dengan CodeIgniter Framework untuk identifikasi dan pengiriman respon balik ke konsumen dan sebuah mobile web sebagai katalog bunga online.
Jenis- jenis
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server.
Hambatan
belum tersedianya perangkat hukum, perpajakan, ketidak-pastian mengenai kinerja,
reliabilitas dan keamanan (security) yang berkaitan dengan Internet. Agar pelaku bisnis
memiliki keyakinan dalam menggunakan Internet untuk berkomunikasi dengan pemasok
dan pelanggan, diperlukan kebenaran dan keaslian identitas dari mitra bisnisnya ketika
keduanya melakukan transaksi atau perjanjian secara elektronik melalui Internet.
EDI (Electronic Data Interchange)
Elektronik data interchange (EDI) adalah transmisi data terstruktur antara organisasi dengan cara elektronik. Hal ini digunakan untuk mentransfer dokumen elektronik atau data bisnis dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain, yaitu dari satu mitra dagang yang lain mitra dagang tanpa campur tangan manusia.
Hal ini lebih dari sekedar e-mail , misalnya, organisasi mungkin menggantikan bills of lading dan bahkan cek dengan pesan EDI yang sesuai. Ini juga merujuk pada satu keluarga standar, misalnya UN / EDIFACT, ANSI X12.
Lembaga Nasional Standar dan Teknologi dalam publikasi 1996 [1] mendefinisikan pertukaran data elektronik sebagai "komputer ke komputer pertukaran-of ketat pesan diformat yang mewakili dokumen lain dari instrumen moneter menyiratkan. EDI urutan pesan antara dua pihak, baik di antaranya dapat berfungsi sebagai pencetus atau penerima data diformat mewakili dokumen dapat ditularkan dari originator kepada penerima melalui telekomunikasi atau fisik diangkut pada media penyimpanan elektronik.. ". It goes pada lebih lanjut mengatakan bahwa "Dalam EDI, pengolahan biasa pesan yang diterima adalah dengan hanya. Pesan Manusia intervensi komputer dalam pengolahan menerima biasanya ditujukan hanya untuk kondisi kesalahan, untuk meninjau kualitas, dan untuk situasi khusus. Misalnya , transmisi atau tekstual data biner tidak EDI seperti yang didefinisikan di sini kecuali data diperlakukan sebagai satu atau lebih elemen data dari pesan EDI dan biasanya tidak dimaksudkan untuk interpretasi manusia sebagai bagian dari pengolahan data secara online. " [1]
EDI dapat secara resmi didefinisikan sebagai 'transfer data terstruktur, dengan pesan standar yang telah disepakati, dari satu sistem komputer ke komputer lain tanpa campur tangan manusia'. Kebanyakan definisi lain yang digunakan adalah variasi pada tema ini. Bahkan di era teknologi seperti XML layanan web , maka Internet dan World Wide Web , EDI mungkin format data yang digunakan oleh sebagian besar perdagangan elektronik transaksi di dunia.
Perbandingan antara web kaskus dan Amazon
Web - Kaskus
1. Jauh lebih murah dan jauh lebih fleksibel jika dibandingkan dengan iklan cetak.
* Internet sama sekali berbeda dengan iklan cetak dimana space nya sangat murah
* Iklan Anda bisa diakses dalam periode yang lebih lama
* Konten bisa diubah tanpa mengandalkan seseorang untuk melakukannya (jika menggunakan content management system)
* Anda dapat meraih pemirsa lebih luas.
Penggunaan jenis advertising lain bukannya tidak dianjurkan. Di sini Anda bisa mendirect orang untuk mengunjungi website agar dapat mereka dapat mengenal lebih jauh potensi perusahaan Anda dan website dapat membuka jalur komunikasi dua arah antara potential customer dan sales person Anda
2. Ekspansi Market
Internet telah mengubah bisnis dalam hal batasan geografis. Dimanapun negara atau wilayah potential customer berada, secara virtual, Anda bisa dapat hadir tepat di hadapan mereka.
3. Diversifikasi Arus Pendapatan
Website bukan hanya sebuah media representatif bagi perusahaan Anda saja, tetapi juga sebuah bentuk media dimana setiap orang dapat mendapatkan informasi. Anda dapat menggunakan media ini untuk menjual space iklan kepada bisnis lain.
Trend yang tumbuh akhir-akhir ini adalah dimana bisnis memiliki fitur jasa layanan direktori. Di sini pengunjung dapat mencari informasi bisnis lain yang bisa meningkatkan penggunaan jasa layanan Anda. Contoh nya adalah perusahaan katering yang menyediakan direktori bisnis lain seperti Event organizer, perusahaan rental alat elektronik, dan lain sebagainya.
4. 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari dalam setahun
Tidak ada lagi customer pergi ketika jam operasi bisnis tutup, menempel pemberitahuan tanda libur pada tanggal merah, atau menampilkan pesan pada telepon otomatis tentang jam operasional Anda. Beritahu mereka untuk kunjungi website Anda kapanpun untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
5. Menawarkan kenyamanan
Sangat jauh lebih nyaman bagi seseorang untuk mencari informasi tentang suatu produk di internet dibanding harus pergi berkendara di lalu lintas yang padat hanya sekedar untuk menanyakan kepada seseorang tentang informasi produk. Juga, potential customer tidak harus memutuskan pada saat itu apakah mereka hanya tertarik atau benar-benar sudah ingin membeli.
Potential customer dapat mengunjungi website Anda kapanpun mereka butuh kenyamanan dan privacy nya tanpa tekanan dan gangguan yang ada di dunia nyata. Website Anda adalah media self-service. Daripada menunggu antrian panjang untuk membayar tagihan, Anda bisa melakukan pembayaran via website.
6. Nilai tambah dan Kepuasan
Dengan menawarkan kenyamanan yang dapat menyentuh pelayanan pelanggan secara individu, Anda benar-benar menambah nilai terhadap penawaran Anda dan customer akan mendapatkan tingkat kepuasan lebih tinggi
Website Andapun dapat menambah nilai dengan cara menampilkan tips, saran dan konten umum yang bisa menghibur customer. Ini akan membantu agar mereka dapat mengingat bisnis Anda lebih baik
7. Kinerja Penjualan yang Terstandarisasi
Dengan melihat apa saja effort penjualan yang telah dilakukan pada masa lalu dan yang belum, Anda dapat menghasilkan pitch yang tepat yang bisa digunakan pada website sehingga Anda bisa menggunakannya ke setiap customer. Tidak perlu lagi training sales people dan menunggu mereka mendapatkan feel dari penjualan.
8. Meningkatkan Kredibilitas
Sebuah website akan memberikan Anda kesempatan bagi potential customers untuk menilai siapa Anda dan mengapa Anda bisa diandalkan. Malahan, banyak orang menggunakan internet untuk riset sebelum membeli sehingga mereka bisa menentukan apakah suatu brand atau supplier bisa dipercaya atau tidak.
Internet juga dapat memberikan efek Viral Marketing dimana pengunjung website dapat menyebarkan secara positive word-of-mouth tentang Anda - Pelanggan melakukan marketing untuk bisnis Anda!
9. Mempromosikan Etalase Anda
Tersasar dalam mencari tempat dapat membuat frustasi potential customer. Anda dapat mempublikasikan apa yang disebut peta dummy pada website yang menampilkan arah dan landmark secara grafis. Potential customer dapat mencetaknya ketika mereka ingin mencari Anda
Anda dapat mengiklankan di dalam website untuk mengajak customer mengunjungi toko Anda (atau cabang terdekat). Juga, ketika pindah ke lokasi baru, Anda tidak perlu panik mengganti list di halaman kuning sebelum customer tahu Anda dimana sekarang. Website itu flexible. Anda dapat mengubah konten terserah yang Anda inginkan. Anda bisa mengubah contact detail saat itu juga dan mengurangi resiko kehilangan pelanggan ketika pindah ke lokasi baru.
10. Kesempatan Untuk Berkembang
Website adalah tempat yang tepat sebagai referensi bagi potential investors, memberikan kesan tentang bagaimana perushaan Anda, apa saja yang telah dicapai dan apa saja yang akan dicapai dimasa depan
11. Marketing Komunikasi Dua Arah
Customer dapat secara cepat dan mudah memberikan umpan balik bagi produk dan / atau marketing approach Anda.
12. Market Research Murah Meriah
Anda dapat memberikan fitur pada website seperti polling, online survey dan website statistics untuk menggali apa yang lebih disukai customer dan bagaimana kesan mereka tentang aspek tertentu dari bisnis. Survey ini akan menentukan bagaimana Anda dapat improve kualitas produk Anda dan cara Anda menjalakkan bisnis.
Web - Amazon
KENYAMANAN
Keuntungan yang utama ketika kita berbelanja di Amazon adalah dalam hal kenyamanan. Karena cukup duduk dengan manis di rumah, kantor bahkan warnet lalu browsing di komputer atau laptop kita untuk mencari produk yang kita inginkan di Amazon. Tinggal klik!. Dan barang yang kita pesan datang sendirinya.
KETERSEDIAAN BARANG
Di Amazon tersedia berbagai macam barang dan produk, dari peralatan rumah tangga, barang electronik, buku, majalah, dvd, software, peralatan olah raga, airsoftgun dan lain2. Pokoknya sagala aya lah.. kalau kata orang Jerman mah.
PILIHAN PRODUK
Amazon memberikan berbagai macam pilihan produk dan informasi mengenai produk tersebut, sehingga kita dapat membandingkan baik dari segi harga, kualitas maupun testimonial dari orang2 yang membeli produk tersebut, sebelum memutuskan untuk membeli produk yang kita inginkan.
TIDAK BISA MEMEGANG ATAU MENCOBA PRODUK
Kekurangan yang paling utama yang kita rasakan ketika membeli produk di Amazon adalah kita tidak bisa secara langsung melihat secara kasat mata produk yang akan kita beli. Dalam artian kita tidak bisa memegang atau bahkan mencoba produk tersebut sebelum memutuskan untuk membeli. This mean, ketika produk tersebut sampai ke tangan kita, bisa saja produk tersebut tidak sesuai dengan harapan kita, walaupun barang tersebut memang produk yang kita pesan.
INFORMASI PRODUK YANG TIDAK TERLALU DETAIL
Kekurangan yang lain adalah disamping kita tidak melihat si engko atau enci yang menjual produk tersebut, beberapa seller di Amazon tidak menyediakan informasi yang cukup detail dan akurat mengenai produk yang mereka jual. Sehingga ya itu tadi, ketika produk tersebut telah dikirimkan ke kita, produk tersebut tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
PRODUK YANG KITA BELI BISA MENJADI MAHAL
Membeli suatu produk di Amazon akan bisa menjadi lebih mahal jika kita harus membayar ongkos kirim. Apalagi jika berat atau beban produk yang kita beli cukup berat, uang yang kita keluarkan untuk membeli produk seharga $20 akan menjadi $50 misalnya, karena kita harus membayar shipping fees + ongkir (ongkos kirim).
Perancangan Web – E.commerce
Pendahuluan
Pesatnya perkembangan dari internet menjadi salah satu infrastruktur komunikasi yang termurah dan dengan tingkat penerimaan yang luas, menjadikan internet sebagai fasilitas pendukung dan bahkan sebagai urat nadi bisnis menjadi semakin nyata keunggulannya. Salah satu tren yang menyertai bisnis dalam jaringan internet adalah ecommerce baik business-to-customer maupun busines-to-business. Dengan membawa keunggulan
internet seperti pelayanan 24 jam, akses dari segala penjuru dengan biaya yang relatif murah dan
kemudahan-kemudahan lainnya, maka tidaklah mengherankan jika sekarang banyak organisasi
bisnis yang merambah ke dalam e-commerce.
Spesifikasi Jenis Produk
Didalamnya ada berbagai cara mudah untuk membeli suatu barang yang mempermudah
Anda untuk trnsaksi suatu produk yang diingnkan.
Proses Bisnis
Proses Bisnisnya, sangat mudah di web kami, karna menggunakan sebuah program
Yang membuat para user itu, lebih mudah untuk transaksi.
Cara Pembayaran
Dapat dilakukan dengan salah satu cara dibawah ini :
1. Membayar ditempat/ rumah saat barang diterima
2. Transfer ke: BCA Rekening – No. Rekening : 167 300 7418
3. Melalui pembayaran online dengan kartu kredit.
Keamanan
SSL
SSL telah menjadi standar de facto pada komunitas untuk mengamankan komunikasi antara client dan server. Kepanjangan dari SSL adalah Secure Socket Layer; SSL adalah sebuah layer protocol yang berada antara layer TCP/IP standar dengan protocol di atasnya yaitu application-level protocol seperti HTTP. SSL mengijinkan server untuk melakukan autentikasi dengan client dan selanjutnya mengenkripsi komunikasi.
Pembahasan tentang operasi SSL pada bab ini bertujuan agar kita mengetahui penggunaan teknologi ini untuk mengamankan komunikasi antara server dengan client.
Mengaktifkan SSL pada aplikasi.
Untuk mengetahui keuntungan SSL pada aplikasi, kita perlu melakukan konfigurasi server untuk menerima koneksi SSL. Pada servlet container yang berbeda akan berbeda pula cara untuk melakukannya. Disini kita akan belajar tentang melakukan konfigurasi Sun Application Server 8.1
Certificates
Salah satu bagian yang perlu kita konfigurasi untuk membangun komunikasi SSL pada server adalah sebuah security certificate. Bisa kita bayangkan sebuah certificate dalam hal ini seperti sebuah pasport : dimana memiliki informasi-informasi penting pemilik yang bisa diketahui oleh orang lain. Sertifikat tersebut biasanya disebarkan oleh Certification Authorities (CA). Sebuah CA mirip seperti passport office : dimana CA bertugas untuk melakukan validasi sertifikat pemilik dan menandai sertifikat agar tidak dapat dipalsukan.
Sampai saat ini sudah banyak Certification Authorities yang cukup terkenal, salah satunya adalah Verisign. Menentukan pemilihan CA adalah tanggung jawab atau wewenang dari seorang admin untuk memberikan sebuah sertifikat keamanan yang berlaku pada server.
Membuat certificate private key
Untuk menyederhanakan permasalahan ini, akan lebih mudah bila dengan melakukan operasi dimana certificate disimpan. Hal ini dapat ditemukan do direktori %APP_SERVER_HOME%/domains/domain1/config.
Membuat cerificate
Setelah kita selesai membuat key yang akan digunakan oleh ceritificate sekarang kita dapat membuat file certificate itu sendiri.
Mengatur certificate
Agar aplikasi server dapat mengenali certificate yang sudah kita buat, kita perlu menambahkannya pada daftar dari trusted certificates. Server memiliki file bernama cacerts.jks yang di dalamnya terdapat certificates. Kita dapat menambahkan certificate kita dengan menggunakan keytool.
Membuat secure HTTP listener
Setelah kita sudah berhasil membuat certificate dan meregisternya untuk aplikasi server, sekarang kita akan membuat sebuah HTTP listener yang dapat digunakan untuk membuat komunikasi yang aman.
Daftar Pustaka
http://www.bajugrosirshop.com/cara-pembayaran-56.xml
http://poss.ipb.ac.id/files/JENI-Web%20Programming-Bab%2011-Keamanan%20WEB.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar